Loading.... to Greatness


Pada akhirnya, memang harus muncul kesadaran tentang keberadaan proses panjang untuk meraih sesuatu. Proses, proses, proses panjang untuk menjadi apapun itu. Suatu hal yang selama ini lebih sering dihindari dan memilih jalur alternatif untuk meraihnya. “kalau ada yang mudah, kenapa memilih yang susah”. Jargon manusia instan.
google
Proseslah yang nyatanya membuat apa yang dihasilkan menjadi sesuatu yang jauh lebih indah. Pengorbanan untuk memperoleh suatu hal yang tak akan membuat terlena dan mudah melupakannya. Saya berfikir bahwa, proses panjang itulah yang menjadikannya sebagai memori abadi. Sangat sulit untuk terhapus.
Perjuangan untuk meraih cinta seseorang adalah bagian dari proses yang akan menjadikan kita semakin menikmati setiap jengkal yang kita lakukan. Kalau saja kita menyerah dalam proses tersebut, jangan harap akan muncul cahaya dalam meraih cintanya. Meraih cinta pun butuh proses, menyerah dalam proses panjang itu menunjukkan kualitas cinta yang dimiliki belum berada di atas standar cinta sejati :P 
Dan proses adalah pendewasaan pemikiran seseorang. Sampai seberapa kuat ia bertahan dan sampai seberapa jauh ia berfikir serta menciptakan cara untuk meraih apa yang diinginkan. Inovasi akan muncul bersama proses yang berjalan.
Loading to greatnes, segalanya dimulai dari nol. Kegagalan yang terjadi untuk mencapai tujuan dari proses tersebut, tapi ternyata menyerah ditenga jalan adalah mimpi kosong yang seharusnya jangan pernah ada dalam pikiran siapapun. Bohong besar! Semua hanya akan meruntuhkan apa yang selama ini dibangun. Apapun itu. Segalanya butuh proses, dan kegagalan adalah proses untuk meraih tujuan yang diimpikan. Semua orang punya insting tajam untuk hal ini, hanya orang-orang berhati kecil yang memilih bunuh diri ditengah proses kemenangan yang sedang berlangsung.
Sejarah mana yang mengatakan bahwa sebuah bangsa merdeka hanya dengan mengangkat tangan? Apakah generasi bangsa berfikir bahwa Indonesia tidak melalui proses untuk meraih kemerdekaan? Proses panjang tersebut tak akan pernah dilupakan siapapun yang pernah mengarungi perjuangan kemerdekan. Kelupaan generasi saat ini pada kemerdekaan bangsa adalah sikap menjijikkan dari generasi bangsa saat ini. Why? Betapa generasi saat ini tidak menghargai dan mau sedikit sajamerasakan proses panjang yang dilakukan oleh para pahlawan dengan pertaruhan nyawa dan harta mereka demi kebebebasan untuk menjadi bangsa yang mandiri. Generasi anak cucu yang tidak akan lagi merasakan betapa perihnya dijajah. Mereka tidak ingin masa orang yang tinggal di tanah pribumi seperti apa yang mereka rasakan saat itu. 
Tapi apa yang ternyata diberikan oleh generasi saat ini? Air mata? Tetesan darah perang saudara? Menjual aset bangsa dengan dalih kepentingan bersama yang ternyata hanya bualan semata? Keadlian pandang bulu? Hukum memandang strata? Proses kemerdekaan kita yang panjang tidak untuk kehancuran tanah pribumi. Dan jawaban yang ada kini seolah sebaliknya. Penghargaan terhadap proses panjang kemerdekaan telah hilang. Dan kecintaan pada bangsa tak lagi semurni cinta seorang ibu terhadap anak yang dilahirkan dengan penghayatan proses dari setiap helaan nafas ke nafas. Tak lagi, atau bahkan tak akan muncul lagi ketulusan cinta terhadap bangsa seperti pahlawan yang mati demi tanah air.
<<<<<<<>>>>>>>>
 Seorang J.K Rowling pun butuh proses untuk menghasilkan Novel Harry Potter. Kalau saja ia menyerah ketika proses pembuatan bukunya. Dia tak akan menciptakan tokoh besar dalam ceritanya yang kini dikenal orang seluruh dunia. dan keberhasilan Albert Einstein bukan tanpa kegagalan. Iwan fals harus menikmati menjadi pengamen sebelum pada akhirnya berkiprah menjadi seorang penyanyi profesional. Segalanya butuh proses untuk meraih kesempurnaa tujuan.
Dan penghargaan terhadap sebuah proses akan berbuah sebuah kedewasaan dan kontrol diri setelah meraih tujuan yang diimpikan.
Kita hanya butuh keyakinan dan keyakinan dan keyakinan dan keyakinan dan keyakinan dan keyakinan dan keyakinan serta menikmati proses yang memang harus dijalani.
 “Loading to Greatness  adalah sensasi proses yang tidak didapatkan dari ke-instanan
Salam

Komentar

  1. Proses itu ibarat masa saat kita di tempa gan. Jadi nikmati aja :)

    BalasHapus
  2. Ya bener banget gan, kalo kita mau kaya ya kerja, bukannya malah ikut MLM gak jelas gitu *ups

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak tau saya apa itu MLM...wkkwkwkwkwk

      Hapus
  3. hidup gak akan berakhir hanya dengan satu kegagalan. gitu kali ya mot.
    saat gagal harus berani bangkit, meski akan mengulang lagi proses itu dari awal.
    tapi saat kita telah berhasil mencapai sesuatu dari proses itu sendiri, itu akan jadi sesuatu yang sangat berkesan buat diingat.

    semua ada proses. termasuk dalam cinta. ada proses untuk bisa menyukai seseorang, kemudian proses itu bisa jadi cinta, ada proses lagi yang harus dilewati ketika jenuh dalam hubungan, sampai ketikapun hubungan itu harus berakhir, akan ada proses untuk bangkit lagi.

    hidup ini emang gak pernah luput dari proses. bahkan setelah matipun, proses itu mungkin akan terus ada. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yups....mungkin seperti itulah maksud saya

      Hapus
  4. semua ad proses, hidup ini tak bisa dipungkiri mengalami proses, ya hidup itu roda yang berputar. itu lah salah satu proses alam. ingin sukses juga bakalan ngalami proses gagal dulu. yang penting tawakal dan berdoa sama tuhan

    BalasHapus
    Balasan
    1. sep.....itu kunci penting dalam hidup

      Hapus
  5. Haargailah sebuah proses, meski itu penuh dengan hal-hal yang menguras pikiran dan tenaga, tanpa adanya proses kita nggak akan bisa merasakan manisnya hasil dari proses ini ;')

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya..seperti itulah...betapa berharganya proses

      Hapus
  6. yup bener bangert semua butuh proses dan gak bisa instan kayak ganti baju baru sehabis mandi. proses2 yang panjang tadilah yang banyak membutuhkan pengorbanan yang gak sedikit kalo mau dapat hasil yang maksimal. doa aja tanpa usaha sama aja kayak lari pake jari sob !!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. ehehehehehe.....lari pake sandal mungkin

      Hapus
  7. Jadi intinya kalo mau sampe sebrang ya harus berenang. Berarti tanpa proses kita enggak bakal bisa mencapai cita-cita dong. Keren nih, kadang sebagai anak malas yang mempunyai cita-cita besar, membayangkan sebuah proses yang harus dilalui untuk mencapai cita-cita aja udah ngeri sendiri, hm.......... saya merasa tertampar

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya aja yang nulis jga merasa tertampar

      Hapus
  8. Entah kenapa dari beberapa tulisan yang sengaja dikasih blod, kata-kata yang paling bikin gue adem pas baca bagian ini, "menyerah dalam proses panjang itu menunjukkan kualitas cinta yang dimiliki belum berada di atas standar cinta sejati". Menurut gue ini keren banget. Gue gak nyangka lo bisa bikin sekeren itu.

    Kadang kita cuma ngeliat orang suskses itu pas waktu suksesnya aja, gak tahu prosesnya sangat berat, bahkan terjal. Setuju banget, semua itu butuh proses

    BalasHapus
    Balasan
    1. asem...saya adalah salah satu pakar cinta dunia bro :P

      iya..padahal proses menuju sukses banyak yang berat banget

      Hapus
  9. mencintai proses adalah langkah untuk mencapai tujuan, kalau kita tidak tulus dalam berproses mungkin akan menjadi kegagalan yang pahit suatu saat nanti, gue kasih jempol nih tuisanmu , ngeten banget (y)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya...proses...proses...menang ...amiin

      Hapus
  10. Aku setuju banget ini bang. Aku juga pernah denger kata-kata, "Kesuksesan yang diraih dengan proses yang pendek (instan), maka akan cepat pula hilangnya. Tapi, kesuksesan yang diraih dengan proses yang panjang dan 'berdarah-darah', maka akan bertahan dalam jangka panjang pula." Bener banget kalo orang-orang besar nggak akan tiba-tiba jadi besar. Butuh waktu dan kerja keras bertahun-tahun untuk bisa jadi tokoh besar seperti mereka sekarang. Bahkan, aku yakin pasti banyak pula kegagalan yang mereka alami.

    aku suka kata-kata "Kalau saja kita menyerah dalam proses tersebut, jangan harap akan muncul cahaya dalam meraih cintanya." kenapa? Karena cinta (keberhasilan) nggak akan datang sendiri. Kita yang perlu menjemputnya.

    Nice post. Bikin semangat nih!

    BalasHapus
    Balasan
    1. nice....ya..ya...seperti ituah pokoknya

      Hapus
  11. ahh, mooootttt...itu bener bangettt!! orang mie instant ajah juga nggak langsung dimakan harusdimasak dulu...apalagi greatness...apalagi kesuksesan..iya, tinggal kita resapi setiap sensasi dengan begitu banyak pengalaman..itu kereeen..postingan lu berbobot kayak gini, lu bacanya buku yang tebel tebel gitu yak Mot?? hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. kagak,,,banyak baca blognya mbak meykke...ahahahahaha

      Hapus

Posting Komentar