Ridho pada Ridlo-Nya



Tulisan ini sebagai renungan untuk diri sendiri agar termotivasi dan menjalankan kehidupan lebih baik. Berharap pula untuk menjadi sebuah manfaat untuk orang lain. Selebihnya, saya pribadi ingin membenahi diri sendiri agar menjadi sosok yang jauh lebih baik. Insyaallah. La haula wala quwwata illa billah. Tulisan ini saya ambil dari catatan pengajian rutin yang mencoba saya jabarkan agar menjadi bacaan. Kritik dan saran sangat diharapkan oleh penulis.



fredysetyawan17.blogspot.com
Manusia terlalu banyak keinginan yang bercokol dalam benak. Bahkan terkadang jauh dari jangkauan dirinya. Tapi apa salahnya bermimipi. Semua orang berhak untuk hal tersebut. Selagi masih dalam batas-batas yang diperbolehkan.

Salah satu hal yang jangan pernah terlupa pada diri manusia adalah tentang ketentuan dan kewenangan Tuhan dalam menjalankan rangkaian takdir kehidupan. Sebab disadari atau tidak, hal ini sangat berpengaruh bagi berpangaruh pada mimpi-mimpi yang akan kita gapai.

Salah satu hal yang menjadi kunci dan jarang disadari adalah tentang keridhoan kita pada apa yang ditetapkan oleh Allah. Terkdang kita merasa Tuhan tidak adil dan sebagainya ketika kita mendapat kenyataan yang tidak nyaman. Pukulan telak terhadap sebuah kegagalan yang mendera. Memang bukan hal yang mudah sebab pahala orang yang sabar dan bersyukur sangat besar. Tentu ada tantangan untuk sebuah hal isitimewa untuk sebuah hal yang akan diraih.

Sebab Tuhan sama sekali tidak punya niat atau keinginan untuk menjerambabkan hamba-Nya yang bersungguh-sunggung dalam suatu hal. Seperti yang dikatakan pepatah

"KEGAGALAN ADALAH KEBERHASILAN YANG TERTUNDA"



Mungkinkah Tuhan menelantarkan kebaikan yang kita lakukan. Tidak mungkin. Tuhan tentu senang dengan hamba yang dekat dengan-Nya. Tuhan akan mengganti kebaikan yang dilakukan dengan sebuah hal yang lebih baik. Ketentuan Tuhan adalah takdir yang harus disikapi dengan kerelaan secara penuh. Ketentuan dan takdir Tuhan tidak akan melencang. Yakinlah bahwa Tuhan akan memberi yang terbaik. Bersyukurlah


"Jika kamu bersyukur maka Aku (Tuhan) akan menambah (nikmat) itu kepada kamu. Dan jika kamu ingkar maka sesungguhnya seksa Aku amat pedih." - 

(Surah Ibrahim, ayat 7)

salam

Moti Peacemaker

Komentar

  1. Takdir Allah selalu yang terbaik. Tetap tersenyum dan bersyukur apapun yang menimpa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. belajar bersyukur dengan apa yang tuhan berikan

      Hapus
  2. bener banget ente... kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda

    BalasHapus
  3. Kt cm bs merencanakan Tuhanlah yg menentukan. ...
    Kt sbg hamba hanya bs mensyukri nikmat yg tlah diberikan-NYA.

    BalasHapus

Posting Komentar